by

Tree Of Hope Ada Untuk Ekas

Lombok Timur, LiputanNTB- Tree Of Hope merupakan sebuah kelompok belajar yang didirikan pada Desember 2020 dengan tujuan untuk mengisi waktu anak-anak selama masa pandemi covid-19 berlangsung.

Selama masa pandemi berlangsung, anak-anak di Desa Ekas lebih banyak melakukan aktivitas belajar dari rumah. Hal ini justru dimanfaatkan Oleh Ruth Seran untuk membentuk sebuah kelompok belajar yang bernama Tree Of Hope yang beranggotakan 30 anak.

Anak-anak Ekas sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena mereka mendapatkan berbagai pelajaran yang tidak bisa didapat di sekolah, seperti yang diungkapkan Salwa (11), “disini kami bisa belajar attitude, bahasa Inggris, Spanyol, Korea, Jepang dan Italia.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat, khususnya dari orang tua siswa, seperti yang dikatakan Jumhur (orang tua siswa), “kami ucapkan banyak terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif, kepedulian dan kerja keras ibu Ruth karena mampu merangkul anak-anak dan memberikan edukasi terhadap anak-anak sehingga mereka menjadi mau untuk belajar”.

Anak – anak Three Of hope berharap untuk bisa memiliki ruangan belajar dan perhatian dari pemerintah, hal ini disampaikan oleh Wiztul (11) saat diwawancarai oleh tim LiputanNTB, “anak-anak tree of hope berharap ingin punya taman baca dan ruangan belajar, karena selama ini kami belajar dibawah pohon, jika hujan kegiatan belajar kami menjadi terganggu dan terpaksa dihentikan “.

Ruth Seran selaku pendiri  Tree Of Hope juga berharap terhadap pemerintah setempat, karena Ekas nantinya akan menjadi obyek pariwisata sebagai penyangga MotoGP Mandalika, jadi anak-anak harus disiapkan supaya tidak gagap tourism dan dapat menyambut wisatawan dengan baik. LN-Ozy

Comment

News Feed